Tampilkan postingan dengan label Wawasan Kebangsaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wawasan Kebangsaan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Oktober 2016


Advokat Senior DR. Eggi Sudjana :

"Aparat Penegak Hukum bisa dikenakan sanksi jika membiarkan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok, karena KUHP pasal 421 menyatakan bahwa seorang pejabat atau pegawai negeri yang menyalahgunakan wewenangnya, memerintahkan atau membiarkan sesuatu terjadi, maka dipidana dua tahun delapan bulan."                      

MEMBIARKAN KASUS PENISTAAN ADALAH KRIMINAL

Advokat Senior DR. Eggi Sudjana : "Aparat Penegak Hukum bisa dikenakan sanksi jika membiarkan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok...

Minggu, 16 Oktober 2016


Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Prof.DR.Jimly Asshidiqie, SH, MH :

"Bahwa hukum jangan dijadikan sebagai alat politik atau politisasi hukum, terutama yang berkaitan dengan proses pemilihan umum, sehingga semua calon kepala daerah agar jangan diproses hukum sampai pemilihan umum selesai, untuk mencegah timbulnya persepsi politisasi hukum."

Pakar Hukum GMJ - MPJ, Luthfi Hakim SH, MH :

"Menunda memproses Ahok itu justru sama dengan mempolitisasi penegakan hukum, sehingga berbanding terbalik dengan tujuan awal utk tidak mempolitisasi hukum dlm masa pilkada.

Pelaksanaan pemeriksaan Ahok setelah pilkada akan mengancam pelaksanaan pilkada menjadi sia2 apabila ternyata kelak Ahok dinyatakan bersalah dan jadi terpidana."

POLITISASI PENEGAKAN HUKUM

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Prof.DR.Jimly Asshidiqie, SH, MH : "Bahwa hukum jangan dijadikan sebagai alat polit...

Kamis, 13 Oktober 2016


KPUD DKI JAKARTA harus menghargai dan menghormati FATWA MUI yang menyatakan bahwa Ahok telah Nistakan Islam & Nodai Al-Qur'an, serta Hinakan Ulama & Lecehkan Ummat, sehingga harus diproses secara hukum.

KPUD DKI JAKARTA harus menghargai dan menghormati aspirasi mayoritas warga muslim Jakarta yang menghendaki pembatalan pencalonan Ahok sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta.

PENISTA AGAMA tidak layak dan tidak pantas serta tidak boleh jadi Calon Gubernur DKI Jakarta ... !!!

KPUD DKI JAKARTA HARUS DISKUALIFIKASI AHOK DARI PENCALONAN GUBERNUR ... !!!

KPUD DKI JAKARTA harus menghargai dan menghormati FATWA MUI yang menyatakan bahwa Ahok telah Nistakan Islam & Nodai Al-Qur'an, serta...

Penista Agama dalam KUHP hanya diancam sanksi maksimal 5 tahun penjara. Sedang dalam HUKUM ISLAM sanksinya adalah HUKUMAN MATI.

Jika Negara tidak hadir untuk tegakkan dan laksanakan KUHP, maka jangan salahkan Umat Islam yang akan segera bertindak dengan HUKUM ISLAM.

AWAS ... PENISTA AGAMA DIHABISI UMMAT ... !!!

Penista Agama dalam KUHP hanya diancam sanksi maksimal 5 tahun penjara. Sedang dalam HUKUM ISLAM sanksinya adalah HUKUMAN MATI. Jika Negara ...

Rabu, 12 Oktober 2016


SARA dijadikan PROPAGANDA untuk menghasut umat Islam agar tidak menjadikan AGAMA sebagai Dasar Bertindak

SARA dijadikan ALAT POLITIK untuk menghasut umat Islam agar meninggalkan ajaran agamanya dalam berpolitik dan bernegara.

SARA dijadikan MOMOK MENAKUTKAN untuk menakut-nakuti umat Islam agar tidak bicara agama dalam berpolitik dan bernegara, karena nanti dituduh Primordial, Sektarian, Rasis dan Fasis.

Akhirnya, SARA dijadikan ALASAN HUKUM agar Umat Islam tidak memilih Pemimpin Muslim.

SARA (Suku, Agama, Ras, dan Adat)

SARA dijadikan PROPAGANDA untuk menghasut umat Islam agar tidak menjadikan AGAMA sebagai Dasar Bertindak SARA dijadikan ALAT POLITIK untuk m...

Rabu, 21 September 2016


Megawati :
"Kita tidak ingin mencari pemimpin di suatu daerah untuk menimbulkan SARA, kita ini negara dengan kemajemukan yang luar biasa, Bhinneka Tunggal Ika,"

(Pernyataan Ketum PDIP di Kantor PDIP Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat pada Rabu 21 September 2016.)

Habib Rizieq :
"Justru pencalonan Non Muslim di wilayah Mayoritas Muslim adalah Pencetus SARA, sekaligus merupakan pemerkosaan terhadap Asas Proporsionalitas Kebhinnekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara."

(Pernyataan Imam Besar FPI di Markaz Besar FPI Petamburan Jakarta Pusat pada Rabu 21 September 2016.)

Sara & Kebhinekaan

Megawati : "Kita tidak ingin mencari pemimpin di suatu daerah untuk menimbulkan SARA, kita ini negara dengan kemajemukan yang luar bias...

Sabtu, 17 September 2016


200 Tahun Indonesia dijajah oleh Perusahaan Asing Belanda VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), biasa disebut KOMPENI, yang dengan kekuatan Ekonomi dan Milisi Bersenjata serta Perekrutan Antek berhasil bangun pemerintahan sendiri dan menguasai seluruh Indonesia.
Setelah VOC bangkrut dan runtuh, baru penjajahan Indonesia diambil-alih oleh Pemerintah Kerajaan Belanda, sehingga Indonesia disulap menjadi Pemerintah Hindia Belanda selama 150 tahun.
Kini, aneka Perusahaan Aseng di Indonesia dengan kekuatan Ekonomi dan Security Bersenjata serta Perekrutan Antek mulai menguasai berbagai lini pemerintahan dan sektor vital negara.
Akankah sejarah KOMPENI berulang ? Akankah Indonesia kembali dijajah oleh "Perusahaan" ?? Akankah Perusahaan Aseng berhasil membangun pemerintahan sendiri untuk kuasai seluruh Indonesia, yang kemudian nantinya Indonesia akan diserahkan ke negara asal mereka ???
Wahai Bangsa Indonesia bangkitlah !
Wahai Bangsa Indonesia bersatulah !!
Ayo ... , Selamatkan NKRI dari Penjajah Asing dan Aseng ... !!!

Kompeni

200 Tahun Indonesia dijajah oleh Perusahaan Asing Belanda VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), biasa disebut KOMPENI, yang dengan kekuat...

Jumat, 12 Agustus 2016


SYAIR KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
Karya: Habib Idrus bin Salim Al-Jufri (15 Maret 1892 - 22 Desember 1969)
GURU TUA PENDIRI AL-KHAIRAAT
Syair ini disusun saat kemerdekaan RI sebagai persembahan GURU TUA untuk Negeri Tercinta.

راية العز رفرفي في سمآء * أرضها وجبالها خضرآء

Bendera kemuliaan berkibar di angkasa | hijau daratan dan gunung-gunungnya

إن يوم طلوعها يوم فخر * عظمته الأبآء والأبنآء

Sungguh hari kebangkitannya ialah hari kebanggaan | orang-orang tua dan anak-anak memuliakannya

كل عام يكون لليوم ذكرى * يظهر الشكر فيها والثنآء

Tiap tahun hari itu menjadi peringatan | muncul rasa syukur dan pujian-pujian padanya

كل أمة لها رمز عز * ورمز عزنا الحمراء والبيضآء

Tiap bangsa memiliki simbol kemuliaan | dan simbol kemuliaan kami adalah merah dan putih

يا سوكارنو حييت فينا سعيدا * بالدواء منك زال عنا الدآء

Wahai Sukarno! Telah kau jadikan hidup kami bahagia | dengan obat darimu hilang sudah penyakit kami

أيها الرئيس المبارك فينا * عندك اليوم للورى الكميآء

Wahai Presiden yang penuh berkah bagi kami | engkau hari ini laksana kimia bagi masyarakat

باليراع وبالسياسة فقتم * ونصرتم بذا جائت الأنبآء

Dengan perantara pena dan politikmu kau unggul | telah datang berita engkau menang dengannya

لا تبالوا بأنفس وبنين * في سبيل الأوطان نعم الفدآء

Jangan hiraukan jiwa dan anak-anak | demi tanah air alangkah indahnya tebusan itu

خذ إلى الأمام للمعالي بأيدي * سبعين مليونا أنت والزعمآء

Gandengkan menuju ke depan untuk kemuliaan dengan tangan-tangan | tujuh puluh juta jiwa bersamamu dan para pemimpin

فستلقى من الرعايا قبولا * وسماعا لما تقوله الرؤسآء

Pasti engkau jumpai dari rakyat kepercayaan | dan kepatuhan pada apa yang diucapkan para pemimpin

واعمروا للبلاد حسا ومعنى * وبرهنوا للملا أنكم أكفآء

Makmurkan untuk Negara pembangunan materil dan spiritual | buktikan kepada masyarakat bahwa engkau mampu

أيد الله ملككم وكفاكم * كل شر تحوكه الأعدآء

Semoga Allah membantu kekuasaanmu dan mencegahmu | dari kejahatan yang direncanakan musuh-musuh

*Sumber: Buku Sejarah Maulid Nabi saw.

Syair Kemerdekaan Republik Indonesia Karya Habib Idrus bin Salim Al-Jufri

SYAIR KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA Karya: Habib Idrus bin Salim Al-Jufri (15 Maret 1892 - 22 Desember 1969) GURU TUA PENDIRI AL-KHAIRAAT S...

Rabu, 10 Agustus 2016


Indonesia bukan Negara Thogut atau pun Negara Iblis, bukan juga Negara Kafir atau pun Negara Musyrik, karena mayoritas penduduknya muslim, Presiden dan Wakil Presidennya sejak dulu muslim, Para Pejabatnya mayoritas muslim, dan aneka adat istiadatnya telah sejak lama bercampur lekat dengan ajaran Islam, serta Hukum Islam yang berkaitan dengan Ibadat dan Muamalat sudah sejak lama berlaku dan berjalan di Indonesia, serta usaha Formalisasi Hukum Islam lainnya pun masih terus berjalan hingga saat ini untuk menuju NKRI BERSYARIAH.

Jadi, Negara ini patut disebut Negara Islam dengan nama INDONESIA yang berdasar TAUHID Ketuhanan YME dan berbendera Merah Putih dengan empat pilar negaranya yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Indonesia Bukan Negara Thogut

Indonesia bukan Negara Thogut atau pun Negara Iblis, bukan juga Negara Kafir atau pun Negara Musyrik, karena mayoritas penduduknya muslim, P...

Pancasila tidak boleh dikultuskan atau dimitoskan, apalagi diagamakan atau diberhalakan, akan tetapi harus didirikan atas dasar Aqidah dan Syariah serta Akhlaq, sehingga tidak salah jalan dan tidak juga diselewengkan.

Tolak Pemitosan Pancasila

Pancasila tidak boleh dikultuskan atau dimitoskan, apalagi diagamakan atau diberhalakan, akan tetapi harus didirikan atas dasar Aqidah dan S...

Senin, 08 Agustus 2016


Surat Bung Hatta

Tentang Sumpah Pemuda Indonesia Keturunan Arab 1934

Sumpah Pemuda Keturunan Arab ini, yang berisikan:

1. Tanah Air Peranakan Arab adalah Indonesia.
2. Karenanya mereka harus meninggalkan kehidupan sendiri (isolasi).

Dengan sumpah ini, yang ditepati pula sejak itu dalam perjuangan nasional Indonesia menentang penjajahan sambil ikut dalam organisasi GAPI dan kemudian lagi ikut dalam peperangan kemerdekaan Indonesia dengan laskarnya denganmemberikan kurban yang tidak sedikit, ternyata bahwa pemuda Indonesia keturunan Arab, benar-benar berjuang untuk Kemerdekaan Bangsa dan Tanah Airnya yang baru.

Sebab itu tidak benar apabila warga negara keturunan Arab disejajarkan dengan WN turunan Cina. Dalam praktik hidup kita alami juga banyak sekali WNI turunan Cina yang pergi dan memihak kepada bangsa aslinya RRC, WN Indonesia keturunanArab boleh dikatakan tidak ada yang semacam itu. Indonesia sudah benar- benar menjadi tanah arinya.

Sebab itulah, salah benar apabila kedua macam WNI itu disejajarkan dalam istilah “nonpribumi”.


Jakarta, 24 November 1975

Mohammad Hatta


Catatan asli surat tersebut ada pada A.R. Baswedan, Yogyakarta, Bapak Hari Kesadaran Bangsa Indonesia keturunan Arab dan Perintis Kemerdekaan Bangsa dan Negara Indonesia

Surat Bung Hatta Tentang Sumpah Pemuda Indonesia Keturunan Arab 1934

Surat Bung Hatta Tentang Sumpah Pemuda Indonesia  Keturunan Arab 1934 Sumpah Pemuda Keturunan Arab ini, yang berisikan: 1. Tanah Air Peranak...

Jumat, 05 Agustus 2016


PERANG CILEGON TAHUN 1888 LANTARAN LARANGAN ADZAN

Asisten Belanda untuk Keresidenan Cilegon, Mister Goebels, melarang Tarhim dan Adzan serta Sholawat dari Menara Musholla di Cilegon - Banten.

Akibatnya, umat Islam Cilegon pada tanggal 9 Juli 1888, dipimpin oleh H.Wasith dan H.Ismail,memberontak dan bertempur melawan Penjajah Belanda hingga banyak menewaskan tentara Belanda, termasuk Mister Goebels Sang Asisten Belanda untuk Cilegon.

(Sumber “Dari Perbendaharaan Lama, hlm. 87-88 - Buya Hamka).

Perang Cilegon Tahun 1888 Lantaran Larangan Adzan

PERANG CILEGON TAHUN 1888 LANTARAN LARANGAN ADZAN Asisten Belanda untuk Keresidenan Cilegon, Mister Goebels, melarang Tarhim dan Adzan serta...

Kamis, 28 Juli 2016


Santoso cs divonis oleh Pemerintah RI sebagai TERORIS, lalu dikejar dan ditembak mati.
Tapi Jenazah Santoso cs disambut RIBUAN Masyarakat Muslim Poso sebagai SYUHADA PAHLAWAN.
Pemerintah RI yang Salah Vonis, atau Masyarakat Muslim Poso
yang Salah Nilai ... ???!!!
Terlepas apa pun jawabnya, selama KEADILAN tidak ditegakkan di Poso, maka akan selalu lahir kembali Santoso- Santoso lainnya.
Karenanya, jika Pemerintah RI tidak mau ada lagi Santoso yang lain, maka SEGERA Tangkap, Seret dan Adili seluruh pihak yang terlibat dalam Pembantaian 2000 Umat Islam Poso sepanjang tahun 1998 s/d 2000 TANPA TERKECUALI.
Ayo ..., Tegakkan Keadilan ... !!!
Justice for All ... !!!

Poso Butuh Keadilan Bukan Operasi Militer

Santoso cs divonis oleh Pemerintah RI sebagai TERORIS, lalu dikejar dan ditembak mati. Tapi Jenazah Santoso cs disambut RIBUAN Masyarakat Mu...

Selasa, 26 Juli 2016


Pemerintah RI di POSO jangan hanya menyerang Pesantren Ust.Adnan Arsal di Tanah Runtuh, menangkap Ust.Hasanuddin dan menahan Basri, lalu memburu dan membunuh Santoso cs dengan dalih "Penegakan Hukum".

Tapi Pemerintah RI juga wajib "memproses hukum" hingga tuntas para LASKAR KRISTUS yang terlibat dalam Pembantaian 2000 Umat Islam di Poso sepanjang tahun 1998 hingga tahun 2000, sebagaimana disebut dalam persidangan oleh tereksekusi mati Cornelis Tibo dkk, yaitu :

1. Yanis Simangunsong
2. L Tungkanan
3. Eric Rombot
4. Mama Wanti
5. Luther Maganti
6. Drs. J. Santo
7. J. Kambotji
8. Drs. Sawer Pelima
9. Pdt. Renaldy Damanik
10. Paulus Tungkanan
11. Angki Tungkanan
12. Lempa Deli
13. Yahya Patiro (mantan Sekab Poso),
14. Jenderal H
15. Jenderal R
16. Jenderal T

Selain itu, harus juga diperiksa wanita kelahiran Malei - Poso yg bernama MELLY, yang "disebut-sebut" sebagai isteri kedua konglomerat Taipan terkenal Eka Tjipta Wijaya (Bos Sinar Mas Group), yang sepekan sebelum pecah kerusuhan Poso di akhir Mei 2000, sekitar jam 10 pagi, menurut "info masyarakat setempat" bahwasanya ia datang didampingi seorang BULE asal Belanda bersama rombongan, dengan menggunakan dua Helikopter ke Tentena yang jadi basis Kristen Poso, lalu dengan mobil diantar ke Debua dan Sangginora di Poso Pesisir, sehingga pada awal-awal konflik Poso bergulir, Melly santer "disebut-sebut" sebagai salah seorang "Pemasok Dana" untuk pihak Kristen. (Laporan Majalah pekanan Al-Chairaat Edisi 07/Tahun ke-29 Minggu II, Sept 2000).

Hadapkan mereka semua di muka pengadilan untuk pembuktian salah atau tidak bersalah, selanjutnya jatuhkan sanksi hukum dengan ADIL.

Jika Pemerintah RI tidak memproses hukum ke-17 nama tersebut di atas, maka jangan pernah salahkan Kalangan JIHADIS mana pun yang memburu dan menargetkan para Pembantai Umat Islam.

Ayo ..., tegakkan keadilan tanpa pandang SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) ... !!!

Justice for All ...

Allaahu Akbar ... !  Allaahu Akbar ... !!  Allaahu Akbar ... !!!

Tegakkan Keadilan Di Poso ... !!!

Pemerintah RI di POSO jangan hanya menyerang Pesantren Ust.Adnan Arsal di Tanah Runtuh, menangkap Ust.Hasanuddin dan menahan Basri, lalu mem...

Kamis, 21 Juli 2016


a. Hukum Ibadat seperti Shalat, Puasa, Zakat dan Haji sudah sejak lama berlaku di Negara Pancasila Indonesia.

b. Hukum Keluarga Islam seperti Pernikahan, Perceraian, Waris,  Wasiat, Hibah dan Waqaf sudah sejak lama berjalan di Negara Pancasila Indonesia, bahkan Negara telah menyediakan perangkat hukumnya seperti Pengadilan Agama dan KHI (Kompilasi Hukum Islam).

c. Hukum Pendidikan Islam juga sudah lama dilaksanakan, sehingga di seluruh pelosok Negara Pancasila Indonesia tumbuh subur Sistem Pendidikan Pesantren dan Madrasah yang diakui resmi oleh Negara.

d. Hukum Ekonomi Islam pun sudah marak berjalan di Negara Pancasila Indonesia, sehingga Sistem Ekonomi Syariah mulai digandrungi, seperti Lembaga Keuangan Syariah, Perbankan Syariah, Pergadaian Syariah, Leasing Syariah, dan lain sebagainya.

Ada pun Hukum Pidana Islam masih dalam proses perjuangan untuk diterapkan, karena memang tidak ada larangan dalam Konstitusi Negara Pancasila Indonesia untuk Penerapan Syariat Islam.

Ayo ..., wujudkan NKRI BERSYARIAH ... !!!

Siapa Bilang Syariat Islam Tidak Boleh Berlaku Dalam Negara Pancasila ???!!!

a. Hukum Ibadat seperti Shalat, Puasa, Zakat dan Haji sudah sejak lama berlaku di Negara Pancasila Indonesia. b. Hukum Keluarga Islam sepert...

Rabu, 20 Juli 2016


Umat Islam adalah Pendukung Pancasila, karena mereka beriman kepada Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa, dan hanya patuh dan tunduk kepada aturan hukum-Nya, sehingga selalu menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram.

Sedang PKI dan Liberal adalah Pendukung Pancagila, karena mereka tidak beriman kepada Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa, dan tidak patuh dan tidak tunduk kepada aturan hukum-Nya, sehingga sering menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.

Pendukung Pancasila & Pendukung Pancagila

Umat Islam adalah Pendukung Pancasila, karena mereka beriman kepada Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa, dan hanya patuh dan tunduk kepada...

Selasa, 19 Juli 2016


PANCASILA atau PANCAGILA ???!!!


Sub Judul : KEZALIMAN MERATA ATAS SELURUH RAKYAT INDONESIA

Pejabat yang berteriak Pancasila tapi menerapkan sistem ekonomi Neolib Kapitalis atau pun Neolib Sosialis, adalah PENDUSTA BESAR.

Si Pendusta macam itu bukan menjunjung tinggi Keadilan Sodial bagi seluruh rakyat Indonesia, tapi menjunjung tinggi Kezaliman Merata atas seluruh Rakyat Indonesia.

Dia bukan ikut Pancasila, tapi dia ikut Pancagila.

Ayo ..., selamatkan Pancasila dari Para Pemuja Pancagila yang berkedok Pancasila ... !!!

Kezaliman Merata Atas Seluruh Rakyat Indonesia, Pancasila atau Pancagila ???!!!

PANCASILA atau PANCAGILA ???!!! Sub Judul : KEZALIMAN MERATA ATAS SELURUH RAKYAT INDONESIA Pejabat yang berteriak Pancasila tapi menerapkan...

Sabtu, 16 Juli 2016


PANCASILA atau PANCAGILA ???!!!

Sub Judul : PENINDASAN RAKYAT DALAM SISTEM DEMOKRASI LIBERAL YANG HALALKAN SEGALA CARA.

Pejabat yang berteriak Pancasila tapi mengusung prinsip Demokrasi Liberal, tidak lagi menjunjung tinggi prinsip Musyawarah Mufakat, adalah PENDUSTA BESAR.

Si Pendusta macam itu bukan menjunjung tinggi Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, tapi menjunjung tinggi Penindasan Rakyat dalam sistem Demokrasi Liberal yang halalkan segala cara.

Dia bukan ikut Pancasila, tapi dia ikut Pancagila.

Ayo ..., selamatkan Pancasila dari Para Pemuja Pancagila yang berkedok Pancasila ... !!!

Penindasan Rakyat Dalam Sistem Demokrasi Liberal Yang Halalkan Segala Cara, Pancasila atau Pancagila ???!!!

PANCASILA atau PANCAGILA ???!!! Sub Judul : PENINDASAN RAKYAT DALAM SISTEM DEMOKRASI LIBERAL YANG HALALKAN SEGALA CARA. Pejabat yang berteri...

Kamis, 14 Juli 2016


PANCASILA atau PANCAGILA ???!!!

Sub Judul : PERPECAHAN INDONESIA

Pejabat yang berteriak Pancasila tapi Rasis dan Fasis serta tidak tegas terhadap separatis dan teroris, bahkan jadi antek Asing adalah PENDUSTA BESAR.

Si Pendusta macam itu bukan menjunjung tinggi Persatuan Indonesia, tapi menjunjung tinggi Perpecahan Indonesia.

Dia bukan ikut Pancasila, tapi dia ikut Pancagila.

Ayo ..., selamatkan Pancasila dari Para Pemuja Pancagila yang berkedok Pancasila ... !!!

Perpecahan Indonesia, Pancasila atau Pancagila ???!!!

PANCASILA atau PANCAGILA ???!!! Sub Judul : PERPECAHAN INDONESIA Pejabat yang berteriak Pancasila tapi Rasis dan Fasis serta tidak tegas ter...

PANCASILA atau PANCAGILA ???!!!

Sub Judul : KEMANUSIAAN YANG ZHOLIM DAN BIADAB

Pejabat yang berteriak Pancasila tapi tidak jujur dan tidak adil serta tidak bermoral, bahkan zholim terhadap rakyat Indonesia, adalah PENDUSTA BESAR.

Si Pendusta macam itu bukan menjunjung tinggi Kemanusiaan yang adil dan beradab, tapi menjunjung tinggi Kemanusiaan yang Zholim dan Biadab.

Dia bukan ikut Pancasila, tapi dia ikut Pancagila.

Ayo ..., selamatkan Pancasila dari Para Pemuja Pancagila yang berkedok Pancasila ... !!!

Kemanusiaan yang Zholim dan Biadab, Pancasila atau Pancagila ???!!!

PANCASILA atau PANCAGILA ???!!! Sub Judul : KEMANUSIAAN YANG ZHOLIM DAN BIADAB Pejabat yang berteriak Pancasila tapi tidak jujur dan tidak a...

 

© 2015 - Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile