Sabtu, 19 November 2016

Menggetarkan Jiwa Yang Beriman



H. Deddy Mizwar
(Wagub JABAR)

Menggetarkan Jiwa Yang Beriman
Semoga didengar Presiden dan semua pejabat negara yang beragama Islam
Bismillah...
 Beberapa cuplikan ungkapan di bawah ini saya ambil dari sambutan Wagub Jabar pada acara "APEL AKBAR" Muslim Jabar, Jum'at sore tadi 18 Nov 2016 di depan Gedung Sate Bandung, dan saya ada di belakang beliau. Bergetar hati saya mendengar sambutannya.
 Berikut beberapa kalimat yang menggetarkan jiwa:
 
"Jika penista agama dibiarkan bebas, ini akan menjadi sumber perpecahan NKRI."
"Ummat Islam sudah membuktikan demo 411 di Jkt yg diikuti 2,3 juta orang berjalan dengan tertib."

"Aparat keamanan jangan menciptakan friksi-friksi baru yang membuat ummat Islam marah..."

"Tadi pagi saya berfikir,
Waktu saya diangkat jadi wakil gubernur, saya disumpah dengan Al Qur'an, kalau negara tidak bisa melindungi kesucian Al Qur'an, lalu saya bekerja untuk negara yg mana...?"

"Semua pejabat publik dinegeri ini disumpah dengan Al Qur'an, jika negara tidak bisa melindungi kesucian Al Qur'an, lalu kita bekerja untuk negara yang mana...?"

"Kalau saya disumpah dengan Al Qur'an, kemudian negara tidak bisa melindungi kesucian Al Qur'an, maka lebih baik saya kehilangan jabatan saya..."

 Diakhir-akhir kalimatnya, H. Deddy Mizwar meneteskan airmata, begitu juga banyak para peserta aksi terlihat sembab & merah matanya.
 
Allahu Akbar walillahilhamd...

 Semoga kalimat-kalimat di atas bisa menjadi nasehat bagi seluruh pejabat di negara kita, bahkan Presiden.
Sebarkan karena Allah SWT semata.

Wassalam,
Mohammad Nur Sukma

Pernyataan H. Deddy Mizwar disaksikan oleh Laskar FPI yang ikut Aksi di Bandung

About the Author

HabibRizieq.com

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2015 - Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile