Rabu, 29 Oktober 2014

TULUNGAGUNG - Alhamdulillah, pada Selasa (28/10/2014) acara seminar Halaqah Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang digelar Front Pembela Islam Tulungagung di Gedung Balai Rakyat kota Tulungagung berjalan sukses dan lancar.

Seminar atau Halaqah Aswaja bertema "Harmonisasi Kesatuan Umat Penuh Rahmat" diikuti oleh ratusan perwakilan ormas, kalangan pondok pesantren NU, Muhammadiyah, serta MUI Tulungagung.

Acara- yang dihadiri langsung Dewan Pakar Aswaja Center PWNU Jatim KH. Faris Khoirul Anam serta Imam Besar FPI Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab ini mendapat tentangan dan teror ratusan preman, pemilik café dan mucikari.  Mereka menggelar demonstrasi di depan gedung DPRD yang berjarak hanya sekitar 100 meter dari lokasi halaqah.

Sementara itu, ketika rangkaian acara halaqah berlangsung, massa kontra FPI melakukan orasi dan aksi duduk di jalan raya depan Gedung DPRD, menunggu perwakilan mereka berdialog dengan para wakil rakyat di dalam gedung.

Massa pendemo juga mengibarkan spanduk, bendera, serta "slayer" berisi simbol serta tulisan penentangan terhadap FPI. Mereka beralasan FPI dinilai kerap membikin gerakan kekerasan.

Dikonfirmasi soal penolakan tersebut, usai acara Habib Rizieq menjelaskan kepada awak media bahwa FPI sudah biasa dan tidak kaget dengan penolakan seperti itu. Biasanya yang menolak kehadiran FPI adalah para germo, mucikari, pelacur, pemilik café, penyelundup, koruptor, aliran sesat, oknum pejabat bejat, ataupun missionaris yang terganggu agendanya. Mengenai siapa yang berdemo di Tulungagung tersebut, Habib Rizieq menyerahkan penilaiannya kepada para awak media yang dianggap lebih tahu.

Habib Rizieq menambahkan, kehadiran FPI di Tulungagung tidak “ujug-ujug” begitu saja. FPI hadir karena banyaknya permintaan masyarakat, para ulama, para kyai, para santri dan para tokoh masyarakat. Mereka berharap agar bisa bekerja sama dengan FPI untuk mewujudkan kota Tulungagung yang baik, sholeh dan penuh berkah.

Mengenai tuduhan para demonstran bahwa FPI akan berbuat anarkhis, Ketua FPI Tulungagung Haji Nurkholis mengatakan “"FPI memiliki standar prosedur perjuangan dan tidak asal berbuat anarkis. Adasekian tahapan gerakan dalam rangka amar makruf nahi munkar yang kami berlakukan, mulai dari menerima laporan, investigasi, dakwah, hingga gerakan nonligitasi, termasuk melalui unjuk rasa," jelasnya.

OKNUM PEJABAT DIBALIK DEMO TOLAK FPI ?
Di tengarai aksi penolakan FPI tersebut disponsori oleh oknum pejabat di Tulungagung. Kehadiran FPI rupanya menjadi “momok” tersendiri bagi sang oknum pejabat yang terlibat dalam bisnis esek-esek, sehingga raturan café merajalela di Tulungagung.

Diantara café-café tersebut banyak yang menyediakan menu minuman keras, bahkan sebagian diantaranya juga menyediakan wanita penghibur, dalam bentuk tarian erotis ataupun pelacuran.

MOMEN PERSATUAN DAN DUKUNGAN
Sejak awal, FPI sudah mengendus akan adanya rencana demo penolakan tersebut. Kabar tersebut lalu tersebar luas ke beberapa tokoh dan ormas di Blitar dan Tulungagung. Salah satunya adalah Padepokan Pencak Silat “Blumbang Segoro” pimpinan pendekar pencak silat Abah Haji Sulaiman. Ia memerintahkan kepada ratusan anak buahnya untuk mengamankan Habib Rizieq dari gangguan para preman.


Selain itu, tokoh-tokoh NU dan Gerakan Pemuda Anshor nampak hadir dibarisan peserta halaqah Aswaja tersebut. Di antara tokoh-tokoh yang hadir antara lain: KH. Kafa bihi Mahrus Ali (pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri). KH. Muda'in (Rois Tanfidz NU Blitar). KH. Nur Hidayatulloh (Wakil Syuriah NU Blitar). KH. Abdul Hadi (Wakil Syuriah PWNU Jatim dan MUI Tulungagung), KH. Abu Sufyan (sekertaris MUI Tulungagung). KH. Abdul Kholiq (Sesepuh Kyai Tulungagung), Muhammad Munir (Ketua. GP Ansor Tulungagung), Para pengasuh pondok pesantren Ngunut (pondok terbesar se-kabupaten Tulungagung), dan banyak lagi para kyai, habaib dan pengurus NU lainnya dari Kabupaten Tulungagung, Nganjuk, Pacitan, Madiun dan dari berbagai daerah di Jawa Timur.

FPI Tulungagung, Didukung Ulama, Ditolak Germo, Mucikari dan Preman

TULUNGAGUNG - Alhamdulillah, pada Selasa (28/10/2014) acara seminar Halaqah Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang digelar Front Pembela Islam Tulunga...

Kamis, 23 Oktober 2014

GERAKAN MASYARAKAT JAKARTA (GMJ) BERSAMA HABAIB DAN ULAMA SERTA TOKOH BETAWI                            

AYO ..... SUKSESKAN AKSI SEJUTA UMAT ISLAM DI HARI PAHLAWAN SENIN 10 NOVEMBER 2014 JAM 8 PAGI S/D SELESAI. LONG MARCH DARI BUNDARAN HI KE DPRD DAN BALAI KOTA DKI JAKARTA

UNTUK LENGSERKAN AHOK, KARENA AHOK MUSUH ISLAM

1.  Melecehkan Ayat Suci         
2.  Menggusur Masjid
3.  Melarang Qurban                 
4.  Mendukung Pelacuran
5.  Menghina Ormas Islam        
6.  Mengurangi Bantuan untuk Lembaga-Lembaga Islam
7.  Mengapus jatah makan Jama'ah Haji Jakarta  
8.  Arogan dan Preman
9.  Melarang Busana Islam di Sekolah 
10.  Mengusulkan penghapusan kolom agama dalam KTP

AHOK TELAH MELANGGAR KONSTITUSI :

1. DASAR NEGARA PANCASILA yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. UUD 1945 Pasal 29 ayat 2 yang menjamin kebebasan setiap warga negara menjalankan ibadahnya sesuai keyakinannya masing-masing.
3. UU No 32 Tahn 2004  tentang Pemerintah Daerah dan UU perubahannya yaitu UU No. 3 tahun 2005 dan UU No. 12 tahun 2008 yang mewajibkan Gubernur dan Wakil Gubernur menjaga stabilitas politik yang mencakup keamanan dan kenyamanan setiap warga, serta juga wajib menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran agama dan norma-norma budaya.
4. KEARIFAN LOKAL (Local Wisdom) masyarakat Betawi yang identik dengan Islam.
5. MORAL DAN ETIKA PEJABAT yang seharusnya bersikap ramah dan bertutur-sapa yang santun.

Ayo...Ajak semua masyarakat untuk Aksi Damai LENGSERKAN AHOK SECARA KONSTITUSIONAL

---------
Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ, Forum Umat Islam (FUI), Perguruan Islam As-Syafi’iyyah, Front Pembela Islam (FPI), Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), Hizb Dakwah Islam (HDI), Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI), Hidayatullah, Al Washliyyah, Gerakan Reformis Islam (GARIS), MER-C, KISPA, Gerakan Pemuda Islam (GPI), Taruna Muslim, Al Ittihadiyah, Komunitas Muslimah untuk Kajian Islam (KMKI), LPPD Khairu Ummah, Forum Betawi Rempug (FBR), Tim Pengacara Muslim (TPM), Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), PERSIS, BKPRMI, Al Irsyad Al Islamiyyah, Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT), Majelis Adz Zikra, Korps Ulama Betawi, KAHMI, PERTI, Ittihad Mubalighin, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), PPMI, PUI, JATMI, PII, BMOIWI, Wanita Islam, Pesantren Missi Islam, Forum Silaturahmi Antar-Pengajian (FORSAP), Laskar Aswaja, Wahdah Islamiyah, Forum Ruju’ Ilal Haq, Majelis Da’wah Umat Islam (MDUI), Mahasiswa Pecinta Islam (MPI), Forum Betawi Bersatu (FBB), Front Mahasiswa Islam (FMI), Laskar Pembela Islam (LPI), Mujahidah Pebela Islam (MPI), Lembaga Da’wah Front (LDF), Serikat Pekerja Front (SPF), dan organisasi-organisasi Islam lainnya.


Aksi Sejuta Umat Islam Tolak Ahok Bersama Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ), Habaib, Ulama dan Tokoh Betawi

GERAKAN MASYARAKAT JAKARTA (GMJ) BERSAMA HABAIB DAN ULAMA SERTA TOKOH BETAWI                             AYO ..... SUKSESKAN AKSI SEJUTA UMA...

Selasa, 21 Oktober 2014

روى ابن ماجه عن أبي هريرة رضي الله عنه : قال رسول الله : "سيأتي على الناس سنوات خداعات ، يصدق فيها الكاذب ، ويكذب فيها الصادق ، ويؤتمن فيها الخائن ، ويخون فيها الأمين ، وينطق فيها الرويبضة." قيل : وما الرويبضة ؟" . قال : " الرجل التافه في أمر العامة ". وفي رواية أحمد قال : "السفيه يتكلم في أمر العامة ".

Ibnu Majah rhm meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda :

"Akan datang kepada umat manusia tahun-tahun kebohongan (penuh dusta), dimana Si Pembohong dipercaya sedang Si Jujur didustakan, dan Si Pengkhianat diberi amanat sedang Si Lurus dikhianati, sementara Ruwaibidhoh (mulai banyak) bicara."

Lalu beliau SAW ditanya : "Apa itu Ruwabidhoh ?" Beliau SAW pun menjawab : "Orang yang tidak tahu apa-apa tentang urusan umat." Dalam riwayat Ahmad bahwa Nabi SAW menjawab : "Orang Bodoh yang berbicara tentang urusan umat."

WASPADALAH:

Zaman sekarang banyak orang bodoh yang tidak paham tentang Islam dan umatnya, tapi banyak bicara dan sok tahu tentang urusan umat.

Waspada Ruwaibidhoh

روى ابن ماجه عن أبي هريرة رضي الله عنه : قال رسول الله : "سيأتي على الناس سنوات خداعات ، يصدق فيها الكاذب ، ويكذب فيها الصادق ، ويؤتمن ...

Senin, 20 Oktober 2014

Pernyataan Habib Rizieq Syihab tentang Pelantikan Jokowi - JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 yang pernah disampaikan pada tanggal 28 September 2014 lewat wawancara dengan SUARA ISLAM :

"Kita harus terus berdoa kepada Allah SWT agar Jokowi - JK mendapat limpahan Taufiq dan Hidayah, sehingga tampil sebagai Presiden dan Wakil Presiden Ri yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta cinta kepada negeri dan rakyatnya. Dengan demikian mereka selalu dalam lindungan Allah SWT dalam setiap langkah dan putusannya, termasuk penyusunan kabinetnya, sehingga bisa membawa Indonesia menjadi Baldah Thoyyibah."

"Dan kita tetap harus selalu mendukung serta mematuhi semua kebijakan Jokowi - JK selama sejalan dengan Syariat Islam. Dan kita juga tetap wajib menolak dan menentang serta melawan semua kebijakan mereka yang bertentangan dengan Syariat Islam."

"Ingat Pesan Nabi SAW : Laa Thoo'ata Li Makhluuqin Fii Ma'shiyatil Khooliq, innamath Thoo'atu Fil Ma'ruuf." Artinya, tidak ada ketaatan kepada makhluq mana pun dalam ma'siat kepada Kholiq (Sang Pencipta), sesungguhnya ketaatan itu hanya berlaku dalam kebaikan."

Pernyataan Habib Rizieq Syihab Tentang Pelantikan Jokowi-JK Sebagai Presiden dan Wakil Presiden

Pernyataan Habib Rizieq Syihab tentang Pelantikan Jokowi - JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 yang pernah disampaikan ...

Jumat, 17 Oktober 2014

Berikut adalah rekaman video aksi kemanusiaan Front Pembela Islam (FPI) bekerja sama dengan Salam Society Palestina dalam kegiatan Qurban Sapi di Gaza Palestina.


Video Relawan FPI Berqurban Sapi di Gaza Palestina

Berikut adalah rekaman video aksi kemanusiaan Front Pembela Islam (FPI) bekerja sama dengan Salam Society Palestina dalam kegiatan Qurban Sa...

LAPORAN HASIL INSVESTIGASI
TEAM-9 DPP-FPI
Tentang
INSIDEN  DI DEPAN GEDUNG DPRD DKI JAKARTA
Hari Jum’at tanggal 3 Oktober 2014

Sehubungan dengan terjadinya Insiden antara Massa FPI dengan Aparat Polisi Polda Metro Jaya di depan Gedung DPRD DKI Jakarta pada Jum'at 3 Oktober 2014, maka Dewan Pimpinan Pusat - Front pembela Islam (DPP - FPI) pada tanggal 6 Oktober 2014 telah membentuk Tim Investigasi Terpadu yang beranggotakan 9 (sembilan) orang untuk bekerja selama 9 (sembilan) hari, sehingga disebut TIM 9, yang anggotanya terdiri dari pengurus DPP FPI dan Markas Besar Laskar FPI (Mabes LPI) untuk melakukan investigasi secara mendalam dan komprehensif serta cermat dan teliti atas insiden tersebut.

Setelah Tim 9 bekerja selama 9 (sembilan) hari terhitung sejak tanggal 6 hingga 14 Oktober 2014, maka hasil investigasinya sebagai berikut : 

1.      Berdasarkan Surat Pemberitahuan Aksi Nomor : Istimewa / Madar-LPI / IX / 2014 yang diajukan oleh Dewan Pimpinan Daerah – Front Pembela Islam (DPD-FPI) DKI Jakarta yang ditujukan kepada Polda Metro Jaya, bahwa Aksi Damai FPI DKI Jakarta akan digelar pada hari Jum'at 3 Oktober 2014 di depan GEDUNG BALAI KOTA DKI Jakarta bukan di depan GEDUNG DPRD DKI Jakarta.

2.      Rombongan Peserta Aksi Damai FPI DKI Jakarta berangkat dari Petamburan Tanah Abang dengan dikawal PATWAL POLISI. Dan ternyata pada saat tiba di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, rombongan Aksi Dama FPI diberhentikan oleh PATWAL POLISI, kemudian mobil dan sepeda motor peserta Aksi Damai FPI tersebut dipesilahkan untuk parkir di sekitar depan Gedung DPRD DKI Jakarta dan untuk Orasi Demo di tempat tersebut. Padahal pihak Polda Metro Jaya SANGAT TAHU bahwa pemberitahuannya adalah Aksi Damai FPI di BALAI KOTA bukan di DPRD DKI Jakarta.

3.      Adanya kejanggalan dalam penanganan Aksi Damai FPI yang patut diduga sebagai Pelanggaran Protab yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya, yaitu:

a.   Polisi mempersilakan Massa FPI menggelar Aksi di bukan pada tempat Aksi yang telah disepakati dalam pemberitahuan ke Polda Metro.
b.   Polisi berada jauh di belakang pintu gerbang DPRD DKI Jakarta yang seharusnya berada di depan pintu gerbang dengan pengamanan yang lazimnya 2 lapis.
c.   Polisi membuka pintu gerbang DPRD DKI Jakarta sehingga memancing para Peserta Aksi untuk masuk kedalam gedung.
d.   Ditemukan bukti bahwa pihak Kepolisan yang ada di sekitar / dalam Gedung melempar peserta Aksi dengan batu dan juga ada pelemparan batu dari arah belakang peserta Aksi

4.   Adanya Pelanggaran HAM yang dilakukan aparat Kepolisian Polda Metro Jaya dalam penanganan Aksi Damai FPI, yaitu :

a.   Penganiayaan secara BRUTAL terhadap para Peserta Aksi Damai FPI.
b.   Penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang dipukuli oleh pihak kepolisan.
c.   Perusakan secara MEMBABI BUTA terhadap 1 unit mobil milik Pesantren An-Nur dan beberapa sepeda motor milik peserta Aksi.
d.   Penyikasaan terhadap peserta Aksi yang ditangkap, dipukuli dan dimasukkan ke dalam Mobil Tahanan lalu dilemparkan gas air mata dalam posisi kendaraan tersebut tertutup.
e.   Salah satu tahanan yang bernama HERU MULYANA mengalami PATAH TULANG PUNDAK KIRI dan Penuh Jahitan dikepala karena dilindas Motor Tril Polisi dan diinjak-injak, hingga saat ini tidak diperiksa dan diobati sebagaimana mestinya.
f.    Pengerahan ribuan pasukan dengan kendaraan dan senjata lengkap disertai dengan anjing-anjing Helder dari DPRD DKI Jakarta hingga Markas FPI di Petamburan, sehingga mencekam dan meresahkan ribuan penduduk Jakarta sepanjang jalan dari Kebon Sirih hingga Petamburan, bahkan warga Jakarta dimana pun yang mendengar berita di media.

Dengan melihat Hasil Investigasi Tim-9 DPP-FPI yang disertai dengan bukti-bukti dan saksi-saksi, maka kami Tim 9 DPP FPI merekomendasikan kepada DPP FPI untuk mendesak DPRD DKI Jakarta untuk secepatnya membentuk Panita Khusus (Pansus) untuk melakukan investigasi lebih dalam terhadap insiden tersebut. Selanjutnya mengumumkan kepada publik luas hasil investigasi Pansus agar masyarakat luas mengetahui tentang hal yang sebenarnya.

Dan jika terbukti bahwa Polda Metro Jaya melakukan Pelanggaran SOP yang semestinya dipatuhi, serta terbukti melakukan pelanggaran HAM maka DPRD DKI Jakarta harus menyeret Kapolda Metro Jaya sebagai pihak yang bertanggungjawab untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya secara hukum dan mengganti semua kerugian baik materiil mau pun immaterial kepada Massa FPI yang telah menjadi korbannya, serta harus membebaskan semua Massa FPI yang ditahan dari segala tuntutan. 

Sekian laporan Hasil Investigasi Tim 9 DPP FPI untuk dijadikan pegangan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.


Jakarta, 15 Oktober 2014
  
TIM-9 DPP-FPI



Ketua




KH. Tb.Abdurrahman.A, SH, MA
Ketua DPP FPI Bid. Da'wah
Wakil Ketua




Ust. Maman Suryadi
Panglima LPI
Sekretaris




Irwan Arsyidi
Ketua BIF



Anggota





Ustadz Subhan
Laskar Pembela Islam




Ahmad Hanafi, SH
Bantuan Hukum Front




Ichwanudin Tuankotta, SH
Serikat Pekerja Front





Ust. Slamet Ma’arif
Lembaga Da’wah Front




Sayyid Ali Alattas
Front Mahasiswa Islam




Sy. Lulu Assegaf
Mujahidah Pembela Islam

Laporan Hasil Investigasi Team 9 DPP FPI Tentang Insiden Di Depan Gedung DPRD DKI Jakarta

LAPORAN HASIL INSVESTIGASI TEAM-9 DPP-FPI Tentang INSIDEN  DI DEPAN GEDUNG DPRD DKI JAKARTA Hari Jum’at tanggal 3 Oktober 2014 Sehubungan de...
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang – Rembang KH. Muhammad Najih putra Tokoh Besar Dewan Mustasyar PBNU KH. Maimoen Zubair menyatakan bahwa pernyataan Ketum GP Anshor Nusron Wahid yang menjiplak ucapan Ahok bahwa Ayat Konstitusi di atas Ayat Suci mengandung KEKUFURAN. Beliau menilai pernyataan tersebut sangat gegabah dan ngawur. “Pernyataan tersebut jelas mengandung kekufuran, karena tidak mengakui relevansi Al-Qur’an”. Tegasnya kepada wartawan, Kamis 16 Oktober 2014.

Gus Najih menambahkan : “Hanya orang gila yang mampu mengeluarkan perkataan tersebut. Inilah salah satu didikan Gus Dur sang bapak pluralisme.” Rupanya Nusron, imbuh Gus Najih, tambah gila dan stres karena dipecat Golkar dan tidak jadi dilantik menjadi anggota DPR.

Sedang terkait pernyataan Sekjen PBNU Marsudi Syuhud tentang Islam rahmatan lil alamin tanpa kekerasan, maka Gus Najih minta agar Marsudi belajar sejarah lagi. “Dalam Islam pernah terjadi ketegasan dalam perjuangan Rasulullah SAW dan para Shahabatnya. Peristiwa Masjid Dhiror, Masjid yang dibangun atas prakarsa orang munafiq Abu Amir Ar-Rohib untuk menandingi Masjid Quba’. Sehingga keberadaan masjid ini sangat membahayakan, seperti yang dijelaskan dalam firman Allah SWT surat At-Taubah ayat 107 dan 108. Akhirnya Rasulullah SAW memerintahkan para shahabat untuk merusak dan membakarnya.”

Menurut beliau, begitu juga orang-orang yang mengetahui Sunnah Nabi SAW tidak akan mengingkari bahwa pada zaman Khulafa’ur Rosyidin juga terjadi semacam pembunuhan dan peperangan serta kekerasan : “Sayyidina Abu Bakar RA pernah membakar orang yang berbuat sodomi. Sayyidina Umar RA juga pernah membakar kedai khomr dan rumah mewahnya Sa’ad bin Abi Waqqos. Sayyidina Utsman RA pernah membakar mushaf yang bertentangan dengan lisan Quraisy. Sayyidina Ali RA juga pernah membakar Syiah Ghulat dan Khowarij.”

Lantas apa kata Gus Najih tentang FPI : “FPI menurut kami, dalam konteks ke-Indonesiaan sangat dibutuhkan, karena lemahnya penanganan pemerintah dalam memberantas kemaksiatan.” Menurut murid Alm. Sayyid Muhammad Bin Alawi Al Maliki ini, bahwa FPI menyadari kalau pemerintah mau konsisten memberantas kemunkaran dan kemaksiatan, serta memerangi orang-orang yang menodai ideologi Pancasila dan UU 45, dan merongrong kewibawaan NKRI, FPI tidak usah dibubarkan, dia akan bubar sendiri.

Lalu Gus Najih menambahkan : “FPI juga mengakui bahwa Islam mengutuk segala bentuk kekerasan, ekstrim, radikal, kamikaze. Andaikan terjadi kekerasan, itu di luar prosedur AD/ART FPI. Kalaupun terjadi pelanggaran dari anggota FPI, itu pun sudah ada sanksi dari FPI. Dan FPI pun mempersilahkan kepada pihak berwajib untuk memprosesnya.”

Sumber: KabarNet

Info NU Garis Lurus

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang – Rembang KH. Muhammad Najih putra Tokoh Besar Dewan Mustasyar PBNU KH. Maimoen Zubair menyatakan ...

 

© 2015 - Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile