Selasa, 22 November 2016




Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafi'i menilai, tindakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian seperti teroris karena menakuti-nakuti rakyat dengan adanya potensi makar pada Aksi Bela Islam III pada 2 Desember 2016 mendatang di Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Menurutnya, Tito Karnavian masuk dalam tipe teroris yang dilakukan negara sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Padahal, kata Syafi'i, tuntutan peserta demonstrasi meminta Ahok ditahan sesuai aturan penegakan hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Hal ini berkaca, lanjut Syafi'i, dari kasus Lia Aminuddin (Lia Edden) dan Arswendo yang pada saat itu langsung ditahan sebelum ditetapkan sebagai tersangka, karena melanggara Pasal 156a KUHP terkait penodaan agama.

Maka itu, ia menduga Kapolri Tito Karnavian sedang memutarbalikan fakta terkait aksi 212, guna bisa melakukan tindakan represif kepada peserta aksi dengan potensi makar.

"Ucapan Kapolri itu menimbulkan ketakutan, itu sama saja seperti teroris. Padahal yang demo itu hanya minta hukum ditegakkan. Berhenti memfitnah umat Islam, dan berhenti memutarbalikan fakta," kata Syafi'i, Selasa 22 November 2016.

Lebih jauh, Syafi'i meminta Tito Karnavian untuk mundur sebagai Kapolri bila tidak bisa menangani demo 212 secara persuasif dan manusiawi. Sebab, ia melihat Tito Karnavian sedang mencari jalan pintas untuk mengesahkan menembaki rakyat karena dianggap melakukan potensi makar.

"Kalau tidak bisa kedepankan sikap manusiawi, HAM dan hukum lebih baik berhenti saja jadi Kapolri. Jangan justru ambil jalan pintas untuk mengesahkan menembaki rakyat dengan peluru tajam," ujarnya.

"Menakuti-nakuti teror dengan makar yang padahal itu merupakan hak konstitusi seseorang. Ini sinyalemen agar di lapangan Polisi bisa bertindak represif kepada rakyat," ujarnya.

Sementara itu, Syafi'i pun mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian bisa menjelaskan ke publik perihal demo 411 di depan Istana Negara.

Dimana, pada saat itu instruksi Kapolri Tito Karnavian tidak digubris oleh anak buahnya untuk menghentikan tembakan gas air mata ke arah demonstran yang jumlahnya jutaan orang.

"Selama ini sudah berapa orang diperiksa, dan komandan yang dipanggil. Siapa dalang yang memerintahkan tembakan itu. Ini kan sama saja seperti drama politik. Harusnya Kapolri itu sikapnya profesional, kuat, dan sabar. Bukan justru cari kambing hitam dengan isu kuno (makar)," katanya.

http://politik.news.viva.co.id/news/read/850805-dpr-minta-kapolri-bersikap-profesional

NASIHAT DPR RI UNTUK KAPOLRI

Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafi'i menilai, tindakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian seperti teroris karena menakuti-nakuti ...


1. Agar JUTAAN Umat Islam tidak mudah terprovokasi, maka biarkan mereka duduk di atas Sajadah bersama Habaib dan Ulama untuk Shalat, Dzikir, Sholawat dan Doa, serta mendengarkan Tausiyah.

2. Agar JUTAAN Umat Islam tidak mengganggu KETERTIBAN UMUM, maka pada saat Aksi 212 digelar, sebaiknya Kantor dan Sekolah diliburkan, serta Jalan Protokol dikosongkan seperti saat Car Free Day.

3. Agar JUTAAN Umat Islam tidak salah paham kepada aparat dan tidak mudah diadu-domba, maka sebaiknya saat Aksi 212 seluruh jajaran TNI dan POLRI berbaur dengan Umat Islam ikut gelar Sajadah untuk Ibadah bersama.

Sekedar Nasihat. Semoga Manfaat.











NASIHAT HABIB RIZIEQ TERKAIT AKSI 212

1. Agar JUTAAN Umat Islam tidak mudah terprovokasi, maka biarkan mereka duduk di atas Sajadah bersama Habaib dan Ulama untuk Shalat, Dzi...



Entah dari sumber mana "?", tiba-tiba Kapolri berasumsi bahwa saat Aksi 212 akan ada "Makar."

Akibatnya, Kapolri melarang Aksi 212. Padahal, Aksi 212 sebagai "Aksi Unjuk Rasa Damai" sangat KONSTITUSIONAL, karena dijamin dan dilindungi UU No 9 Th 1998.

Sementara Menkopolhukam dan Menhan serta Wakapolri menafikan adanya rencana makar. MUI bersama Ormas-Ormas Islam juga menafi adanya "Makar".

GNPF MUI pun yang mengomandoi Aksi 212 dengan tegas membantah keras rencana "Makar".

Akhirnya belakangan, Kapolri mengaku bahwa sumber asumsinya adalah "Mr Google".

 

Mr. GOOGLE FITNAH MAKAR

Entah dari sumber mana "?", tiba-tiba Kapolri berasumsi bahwa saat Aksi 212 akan ada "Makar." Akibatnya, Kapolri mel...

Senin, 21 November 2016



AHOK MENISTA AGAMA DILINDUNGI REZIM PENGUASA DENGAN DALIH TIDAK ADA NIAT.

HABIB RIZIEQ NASIHATI JOKOWI AGAR JANGAN LINDUNGI PENISTA AGAMA, LANGSUNG DITUDUH MENGHINA PENGUASA

PENISTA AGAMA DILINDUNGI REZIM PENGUASA

AHOK MENISTA AGAMA DILINDUNGI REZIM PENGUASA DENGAN DALIH TIDAK ADA NIAT. HABIB RIZIEQ NASIHATI JOKOWI AGAR JANGAN LINDUNGI PENISTA AGAM...


TARIK SEMUA UANG
DARI BANK PENDUKUNG PENISTA AGAMA

JANGAN BELI PRODUK PENDUKUNG PENISTA AGAMA

JANGAN BELANJA DI MARKET PENDUKUNG PENISTA AGAMA

JANGAN MAKAN DI RESTORAN PENDUKUNG PENISTA AGAMA

JANGAN GUNAKAN JASA PENDUKUNG PENISTA AGAMA




AYO BANGKIT

TARIK SEMUA UANG DARI BANK PENDUKUNG PENISTA AGAMA JANGAN BELI PRODUK PENDUKUNG PENISTA AGAMA JANGAN BELANJA DI MARKET PENDUKUNG PENISTA...


AKSI BELA ISLAM III 
AKSI BELA AGAMA & NEGARA

Sejak AKSI BELA ISLAM I - 1410, lalu AKSI BELA ISLAM II - 411, hingga akan digelar AKSI BELA ISLAM III - 212, mata rakyat Indonesia yang heterogen semakin terbuka lebar akan BAHAYA yang sedang mengancam NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga Bangsa Indonesia dari berbagai suku dan agama sepakat :

1. Stop Penistaan Agama
2. Stop Kebangkitan PKI
3. Stop Gerakan Neolib
4. Stop Penjualan Saham BUMN kepada Asing.
5. Stop Kepemilikan Tanah dan Pemukiman kepada Asing.

AKSI BELA ISLAM III

AKSI BELA ISLAM III  AKSI BELA AGAMA & NEGARA Sejak AKSI BELA ISLAM I - 1410, lalu AKSI BELA ISLAM II - 411, hingga akan digelar AKS...





Kalo Kapolri melarang Ummat Islam berangkat ke Jakarta ikut aksi Bela Islam, itu mengisyaratkan bahwa Kapolri memang membela Ahok.

Kami ingatkan Kapolri, hati2, saat arus besar jangan coba2 anda halangi anda bisa hanyut.

Air DERAS di dalam pipa jika disumbat Pipanya pecah Air akan tumpah kemana2....

Kami dari Palembang tetap akan berangkat walaupun dihalangi.... jika ada yang coba menghalangi akan kami HADAPI, apapun resikonya.


kalu uji wong tuo dulu

nenek moyang kami dak katek mati pucuk kasur

mati bejuang melewan penjajah dan wong zholim

maju selangkah sabiil
mundur selangkah kaafir

payo wong palembang, sanak dulur galo2, kito dukung Aksi Damai Bela Islam III 212

Habib Mahdi Muhammad Syahab
Sekjen FPI Sumsel

KAMI INGATKAN KAPOLRI

Kalo Kapolri melarang Ummat Islam berangkat ke Jakarta ikut aksi Bela Islam, itu mengisyaratkan bahwa Kapolri memang membela Ahok. Kami ...

 

© 2015 - Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile